Hal-Hal yang Perlu Diketahui Tentang Cara Merawat Baterai Tanam

Sekarang sudah sulit ditemui ponsel yang masih menggunakan baterai removable. Mungkin hanya ponsel keluaran lama yang masih memakai baterai seperti itu. Ponsel keluaran baru kebanyakan sudah memakai baterai tanam. Karena ditanam, tentunya butuh perawatan tersendiri agar tetap awet. Berikut ulasan mengenai cara merawat baterai tanam.

10 Langkah Cara Merawat Baterai Tanam

  1. Selalu Pakai Charger yang Orisinal

Setiap charger dibekali kapasitas untuk mengalirkan arus listrik masing-masing yang disesuaikan dengan ponsel pasangannya. Maka agar baterai non-removable awet, charger yang digunakan sebaiknya charger asli dari ponsel tersebut.

Umumnya pengisian akan berjalan sangat lambat namun cepat habis bila bukan diisi dengan charger pasangannya. Namun jika terpaksa menggunakan charger asing, pastikan bahwa arus yang masuk ke baterai ponsel sudah sesuai dengan arus yang dibutuhkan.

  1. Tidak Malas Mengecek Suhu Baterai

Suhu untuk ponsel juga tidak boleh terlalu rendah atau tinggi. Suhu sebaiknya dijaga pada suhu kamar, berkisar 18-35. Baterai bisa mengalami pengurangan kapasitas jika suhu terlalu rendah, dan bisa mengalami kerusakan komponen jika terlalu tinggi. Oleh karena itu, letakkan ponsel di tempat yang bersuhu normal. Ponsel juga membutuhkan waktu istirahat agar tidak terlalu panas.

  1. Lakukan Pembatasan pada Penggunaan WiFi dan GPS

Sudah menjadi rahasia umum jika koneksi internet membuat baterai lebih cepat berkurang. Maka jika sedang tidak membutuhkan koneksi internet, matikan saja sambungan WiFi atau data selular. Selain itu, GPS yang terus aktif juga bisa menyebabkan baterai cepat habis. Maka dari itu aktifkan GPS ketika dibutuhkan saja, misalnya ketika akan memesan ojek online.

  1. Sebisa Mungkin Hindari Pengisian Daya Berlebih

Saat ini ponsel memang telah dibekali kemampuan memutus daya otomatis saat sudah mencapai 100%. Akan tetapi, terlalu lama membiarkan ponsel diisi dayanya juga tidak baik. Hal itu dapat mengakibatkan baterai menjadi melembung, dan yang lebih mengerikan baterai bisa meledak.

  1. Non-aktifkan Selama Beberapa Jam Setiap Hari

Seperti manusia, ponsel juga membutuhkan waktu untuk ‘tidur’ untuk beristirahat. Mesin ponsel bisa saja cepat lelah ketika terus menerus dihidupkan. Terlebih baterai ponsel tersebut, bisa menjadi cepat aus. Ada baiknya untuk mematikan ponsel saat menjelang tidur. Hal ini bertujuan agar baterainya menjadi lebih awet.

  1. Biarkan Dulu Ponsel Saat Mengisi Daya

Saat masih dalam keadaan mengisi daya, biarkan dulu ponsel tersebut. Meski berat, usahakan untuk tidak memainkan ponsel ketika dayanya sedang diisi. Bisa diatur dalam keadaan airplane mode atau dinon-aktifkan. Ini dilakukan untuk menghindari ponsel menjadi panas.

  1. Lakukan Pengisian Daya Sebelum 20%

Cara merawat baterai tanam selanjutnya adalah melakukan pengisian daya sebelum 20%. Hal ini sangat baik dilakukan agar umur baterai ponsel semakin panjang. Maka jika baterai ponsel sudah menunjukkan 25%, segera lakukan pengisian daya. Saat masih di perjalanan, jangan lupa untuk membawa powerbank.

  1. Kurangi Penggunaan Ponsel untuk Bermain Game

Salah satu aplikasi yang membuat baterai cepat sekali habis adalah game. Oleh karena itu, disarankan mengurangi durasi waktu bermain game selama maksimal 2 jam dalam sehari. Mengapa? Operasi mobile game ini menyita hampir seluruh kemampuan ponsel sehingga sering membuat ponsel jadi lebih cepat panas. Dengan membatasi durasinya, suhu ponsel akan menjadi lebih stabil.

  1. Biasakan Untuk Mengisi Penuh Daya Baterai

Penghentian charging sebelum penuh dapat membuat baterai ponsel lebih cepat rusak. Oleh karena itu, usahakan untuk mengisi sampai penuh baru dihentikan.

  1. Tidak Terlalu Sering Mengisi Daya

Terlalu sering mengisi daya baterai juga tidak baik untuk umur dari baterai itu. Memang hal ini sulit dilakukan, terlebih di eranya teknologi seperti sekarang. Sebaiknya mengisi daya baterai hanya 1-2 kali dalam sehari agar baterai lebih awet.

Sekian ulasan mengenai cara merawat baterai tanam pada ponsel. Jaga dan rawat baterai ponsel Anda supaya lebih tahan lama. Semoga bisa dipraktikkan ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *