Drone Sebagai Alat Transportasi Mulai Dilirik Perusahaan Asing Di Indonesia

DuniaTeknologi.Info – Sebagaimana kita ketahui di Amerika yang sudah mengembangkan drone sebagai alat pengiriman. khususnya yang dalam dua tahun yang lalu Amazon mengembangkan drone sebagai alat pengiriman. Dimana ada  “kebutuhan dan keinginan yang berkembang untuk menemukan pusat pemenuhan di dalam kota-kota, seperti di distrik-distrik di kota dan bagian kota yang padat penduduknya

Selain dari Amazon, yang mematenkan UPS, Google dan lainnya juga mengembangkan teknologi pengiriman drone dengan harapan bisa mengirim kiriman ke pelanggan dengan lebih cepat dan murah kini sudah tersedia di Amerika. Perusahaan asing juga mulai melirik Indonesia sebagai negara yang bisa mengembangkan industri transportasi melalui drone melihat banyak dan padatnya penduduk di Indonesia khususnya wilayah jabodetabek.

Seperti dilansir dari Kompas.com, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, salah satu perusahaan itu adalah Uber. Terkait hal itu, Bambang mengatakan, BPTJ harus mengkaji ulang regulasi penggunaan drone sebagai alat transportasi. Kajian aturan ini sebut dia, telah dikomunikasikan dengan Kementerian Perhubungan untuk bisa ditindaklanjuti. “Ke depan drone sudah bisa angkut orang seperti taksi, kalau itu sampai beroperasi, regulasinya apa? Kami sudah mulai memikirkan itu,” kata Bambang di Kompleks DPR RI, Kamis (8/3/2018).

Dia menjelaskan aturan yang tengah dikaji ini akan mengatur beberapa hal. Di antaranya, jenis spesifikasi produk, pengelolaan opsi korporasi atau perorangan, asuransi kecelakaan, tarif, dan kuota kendaraan. Namun dia belum bisa memastikan jenis aturan hukum yang akan diberikan untuk mengatur industri baru ini. “Regulasinya kita lihat dulu, apakah undang-undang yang ada sudah cukup. Atau kalau memang belum, mungkin perlu direvisi undang-undangnya dulu, sebagai cantolan Permenhub-nya,” ucap dia.

Ditambah lagi adanya gesekan atau kemungkinan terjadinya penolakan dari pihak-pihak terkait seperti perusahaan taksi, tukang ojek maupun lainnya yang patut diperhitungkan agar tidak menjadi konflik di kemudian harinya.

Namun kita lihat saja nanti beberapa waktu ke depan bagaimana hasil dari keputusan dan tindaklanjutnya. Sebagai warga negara yang ingin sebuah kompensasi dari kemajuan teknologi berharap ini bisa terealisasi sehingga pengiriman barang atau penumpang bisa lebih cepat dan murah. Jadi bagaimana menurut Anda  apakah hal ini bisa terealisasi silahkan komentar dibawah.

 

 

Satu tanggapan untuk “Drone Sebagai Alat Transportasi Mulai Dilirik Perusahaan Asing Di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *