Gravitasi Cahaya Kamera Digenggaman Bersama Luna Smartphone

Luna Smartphone membawa cahaya gravitasi kamera

DuniaTeknologi.Info – Perkembangan dalam dunia teknologi sesuatu yang tak bisa kita hindari layaknya gravitasi yang memiliki massa dan magnet yang begitu besar dalam menarik dalam berkreasi menciptakan eksistensi kemampuan manusia itu sendiri.Adanya pengaruh gravitasi yang besar dengan ditunjang sistem sosial yang kuat, kecepatan makin tinggi kini teknologi menjadi alat yang memberi kemudahan bagi manusia bahkan menjadi pengarah bagi manusia.

Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan.Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan melengkapi sesuatu yang dulu kurang atau tidak bisa menjadi bisa kita lakukan.Salah satunya Fotografi yang merupakan lukisan atau gambar dengan bantuan cahaya.Tanpa cahaya seni foto tidak akan berfungsi.

Camera obscura yang ditemukan pertama kali oleh ilmuwan muslim bernama Alhazen

Alat yang digunakan untuk fotografi ini adalah kamera yang kita kenal sekarang.Kamera adalah alat yang berfungsi untuk menangkap dan mengabadikan gambar/image.Sejarahnya pertama kali kamera dinamakan Camera Obscura berasal dari bahasa latin artinya ruang gelap.Seperti yang dijelaskan dalam sejarah camera obscura ditemukan pertama kali oleh ilmuan muslim Alhazen.karyanya dimuat dalam bukunya yang berjudul Books of Optics ( 1015 – 1021 ).

Peradaban dunia membuat kamera telah banyak berubah yang mana mampu mengabadikan momen-momen indah pada dunia, dari hal-hal penting hingga tidak penting yang kita alami.Seiring dengan berjalannya waktu perkembangan teknologi cahaya kamera ini semakin pesat.Fungsi dan kebutuhannya pun semakin luas dirasakan mengundang gravitasi dari berbagai pihak.

Kebutuhannya bukan hanya bermanfaat sebagai kenangan semata-mata, tetapi juga digunakan untuk menangkap obyek yang sedang bergerak.Perkembangannya kemudian seperti kamera film, kamera video, kamera mikro, handycam, kamera sensor, drone, smartphone dan lain sebagainya merambah ke segala bidang seperti sinematografi, kedokteran, pendidikan, pembangunan, bahkan sampai sistem pertahanan dan keamanan pun tidak terlepas dari penggunaan teknologi kamera ini.

Meskipun demikian dalam operasinya masih mengalami kendala karena proses pencetakan foto masih memerlukan proses yang cukup lama hingga 8 jam.Untuk itu diperlukan solusi yang bisa menciptakan foto berupa data elektronik.Kemudian pada tahun 1975 seorang teknisi dari perusahaan Kodak bernama Steven Sasson menjadi orang pertama yang menemukan kamera digital.

Kamera yang dibuatnya memakai sensor ccd sebagai media penerima gambar dan mampu menghasilkan foto hitam putih dengan resolusi sebesar 0,01 megapixel (320 x 240 pixel).Kamera ini mempunyai bobot seberat 3,6 kg dan membutuhkan waktu tak kurang 25 detik untuk memproses sebuah foto.

Jauh berbeda pada tahun 2017 yang sudah bertransformasi kebutuhan yang mengundang gravitasi orang begitu banyak karena memiliki mobilitas kehidupan yang tinggi dan ingin dimudahkan dengan waktu yang cepat.Bahkan dengan adanya kemajuan teknologi smartphone sekarang untuk mendapatkan hasil sebuah foto tidak membutuhkan waktu 8 jam.Namun sekali jepret Anda akan langsung melihat hasil fotonya.

Gravitasi cahaya membawa semua orang untuk memilikinya dalam bentuk smartphone hanya dalam waktu singkat.Salah satunya sekarang dengan adanya Luna Smartphone yang mengusung dan  mengadakan kompetisi #Be a Gravity# juga merupakan Gravitasi Cahaya Mengabadikan Momen Penting Anda Hingga 0,01 Detik Bersama Luna Smartphone.

Luna Smartphone bersama Apple yang membawakan keunggulan dari segi kamera yang akan menjadi pesaing Iphone bahkan desainnya mirip Iphone 6S ini mengusung sensor Sony Exmore RS IMX315 dengan 12 megapixel dengan ukuran 1/2,93 inch yang dilapisi filter lensa lima elemen, fokus phase detection dan lampu LED Flash dual LED dual tone dan layar sekelas retina.

Luna Smartphone dilengkapi dengan layar berukuran 5,5 inchi dengan resolusi 1080×1920 piksel alias sudah Full HD yang sudah jauh meninggalkan sejarah. “Layar juga dilapisi dengan pelindung Corning Gorilla Glass 3 yang membuat Anda terhindar dari rasa khawatir layar ponsel tergores.

Kamera 12 megapixel untuk fotografi Anda dan kamera depan 8 megapixel untuk menopang kebutuhan oecinta selfie seperti Anda.Dilengkapi desain Luna Smartphone yang merupakan besutan Foxconn ini membawakan desain mewah yang stylish, spesifikasi high end dan kualitas premium maka gravitasi cahaya kamera berada di genggaman Anda.

Anda juga bisa belajar fotografi dengan Luna Smartphone bersama Arbain Rambey lewat video dibawah ini.

 

 

14 tanggapan untuk “Gravitasi Cahaya Kamera Digenggaman Bersama Luna Smartphone

  • April 7, 2017 pada 1:26 pm
    Permalink

    Hape nya bagus mas, cocok.buat yg suka foto-foto kayak ane. Kadang, sedikit kecewa ama hape ane skrg, tapi gpp lah, semangat

    Balas
  • April 7, 2017 pada 2:20 pm
    Permalink

    Wahh, Hp generasi baru bakal jadi pesaing yang kuat brand-bran lain nih. Dari segi kamera ok banget. Apalagi yang demam selfie, pasti menang banyak di pasaran. Dan bakal jadi pesaing di pasar smartphone. Trima kasih gan infonya

    Balas
  • April 8, 2017 pada 8:23 am
    Permalink

    Kalau gak salah Luna ini produk kerjasama band lokal Evercoss dgn Foxconn yang buat Apple, pasti berkualitas nih, terutama kameranya

    Balas
  • April 13, 2017 pada 12:21 pm
    Permalink

    mank kerjasama sama evercross juga yach,,,saya baru tau malah…mungkin dari luna ada yang mau jawab ga yach disini..

    Balas
  • April 15, 2017 pada 12:52 pm
    Permalink

    kebetulan kemaren dapat job artikel sehingga membuka website Anda. Ada baiknya Anda permudah pembaca sebagai masukan mungkin bisa dimasukkan ke dalam tabel Anda NFA dan FA tersebut atau Tanda kurung sehingga mengerti. Jujur saja saya yang belatar belakang teknik sipil saja tadinya tidak mengerti.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *