Manfaat Teknologi Bagi Industri Asuransi

Manfaat Teknologi Bagi Industri Asuransi – Beberapa bulan terakhir kesadaran setiap manusia dengan adanya asuransi telah mulai disadari bahwa cukup penting. Sehingga banyak masyarakat cari asuransi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan dari asuransi. Asuransi merupakan sarana finansial dalam tata kehidupan rumah tangga, baik dalam menghadapi risiko yang mendasar seperti risiko kematian, atau dalam menghadapi risiko atas harta benda yang dimiliki.

Demikian pula dunia usaha dalam menjalankan kegiatannya menghadapi berbagai risiko yang mungkin dapat mengganggu kesinambungan usahanya. Asuransi sebagai badan yang menerima risiko, telah terbukti ampuh dalam melindungi aset-aset paling berharga dari tiap individu maupun badan usaha. Meskipun asuransi kesehatan yang menjadi primadona namun masih banyak pilihan bagi Anda yang bisa Anda temukan yang mana sesuai kebutuhan dan anggaran Anda.Berikut jenis asuransi yang banyak dicari orang :

  1. Asuransi Kesehatan
  2. Asuransi Properti
  3. Asuransi Travel
  4. Asuransi Motor
  5. Asuransi Mobil

Kehadiran teknologi tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi seperti ritel dan perbankan, namun juga industri dalam bidang asuransi. Namun sayangnya pemanfaatan teknologi ini belum masif dilakukan sehingga gaungnya tidak terlalu terdengar.

Meskipun demikian, sudah beberapa perusahaan asuransi yang mulai memanfaatkan teknologi dari sisi operasional maupun pemasaran produk. Lantas seperti apa manfaat yang sudah dirasakan oleh perusahaan asuransi tersebut dari kehadiran teknologi. Berikut tiga manfaat tersebut :

Percepatan Pemprosesan Polis

Direktur Utama PT. Lifepal mengatakan, pihaknya bisa memproses polis dalam waktu 5-15 menit setelah diajukan nasabah.

“Kami juga sedang memproses cara pengajuan klaim secara digital, sekarang baru bisa dibantu melalui fitur whatsapp,” terang dia pada saat rabu (25/9/2019).

Peningkatan Efisiensi

Saya pribadi sebagai owner dari Dunia Teknologi menyatakan, dengan adanya teknologi bisa meningkatkan efisiensi di perusahaan asuransi.

“Peningkatan efisiensi saya kira bisa mencapai 20% pada 2020. Kita lihat beberapa bulan saja sudah terjadi peningkatan efisiensi yang luar biasa,” ujar dia.

Pengurangan Sumber Daya Manusia

Di satu sisi berkurangnya sumber daya manusia akibat teknologi bisa menjadi ancaman bagi karyawan yang sudah bekerja di perusahaan asuransi. Namun biaya operasional yang berkurang karena menggaji karyawan juga bisa menjadi manfaat bagi perusahaan asuransi.

“Adanya teknologi bisa berpengaruh kepada pengurangan jumlah karyawan yang bisa berdampak pada penurunan biaya perusahaan,”

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan, kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bisa menggantikan peran manusia dalam menawarkan produk asuransi.

“Di luar negeri bahkan orang beli pizza nantinya tinggal angkat telepon terus yang angkat teleponnya AI atau robot, tapi robot itu ditanamkan memori yang bisa mengetahui kebutuhan pembeli,”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *