Anaheim, Peramban Baru Dari Microsoft. Mampukah Saingi Chrome?

Microsoft siap menggantikan web browser Edge dengan ‘Anaheim’. Peramban baru dari Microsoft tersebut diciptakan dengan basis teknologi yang sama seperti Chrome. Pasalnya, edge browser yang pada awalnya dimaksudkan untuk menggantikan Internet Explorer, tidak dapat menarik minat banyak pengguna, bahkan meski sudah tersedia gratis di Windows 10.

Peramban Baru Dari Microsoft dengan Basis Menyerupai Chrome

Microsoft dikabarkan bakal meninggalkan EdgeHTML dan membuat sebuah web browser baru yang didukung oleh Chromium. Jadi, browser ini menggunakan mesin rendering serupa dengan yang pertama kali digunakan oleh Google Chrome. Mesin rendering tersebut dikenal dengan nama Blink.

Sementara, browser untuk Windows 10 yang baru ini diberi nama kode Anaheim. Harapannya browser ini akan dapat menggantikan Edge, dan juga menjadi browser yang lebih populer. Di samping itu, Anaheim ini juga diharapkan mampu bersaing dengan kompetitor besar seperti Chrome, Opera, dan Firefox.

Sejarah Singkat Revolusi Internet Explorer Menuju Edge

Internet Explorer pertama kali diluncurkan dengan nama Windows Internet Explorer, sebagai bagian dari paket add-on Plus! untuk Windows 95 pada tahun 1995. Internet Explorer saat itu merupakan salah satu peramban yang paling banyak digunakan. Hingga, pada akhirnya mencapai puncaknya sekitar 95% pada tahun 2002 dan 2003.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya:

Akan tetapi, peramban tersebut harus berjuang untuk menghadapi persaingan dengan peramban lainnya. Kemudian, pada bulan Mei 2012 diumumkan bahwa Google Chrome telah menyisihkan Internet Explorer sebagai peramban yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Microsoft kemudian melepaskan brand Internet Explorer-nya untuk Edge, ketika mereka meluncurkan Windows 10.

Kelebihan Penggunaan Mesin Rendering Blink

Kembali pada peramban Anaheim yang akan diluncurkan oleh Microsoft. Banyak yang memiliki harapan positif terhadap peramban Anaheim tersebut, karena dibuat menggunakan sistem rendering Blink. Di mana, mesin rendering tersebut berbeda dengan yang digunakan pada peramban versi sebelumnya.

Gambarannya, Blink yang berbasis Chromium dapat membuat peramban baru dari Microsoft, Anaheim, bekerja seperti Google Chrome. Artinya, peramban tersebut lebih stabil dengan performa yang juga lebih baik, tidak terkendala seperti yang biasanya terjadi pada peramban Edge.

Blink Sebagai Langkah Awal untuk Peramban yang Lebih Baik

Menggunakan Blink sebagai support untuk Anaheim, diyakini menjadi langkah awal untuk perbaikan peramban built-in Windows 10, bagi seluruh pengguna PC maupun ponsel. Edge pada iOS dan Android sudah menggunakan mesin rendering tersebut, jadi tidak akan ada perubahan yang terlalu signifikan.

Dikabarkan para insinyur Microsoft sedang mengerjakan proyek Chromium untuk membantu Google Chrome agar dapat berjalan di ARM. Kemungkinan, proyek tersebut juga bertujuan untuk mengelola Anaheim agar dapat berjalan pada Windows 10 di ARM.

Menjadi Keputusan Besar dari Microsoft untuk Windows

Belum banyak informasi secara rinci yang dapat kita ketahui tentang Anaheim. Namun, diperkirakan Microsoft akan memperkenalkan Anaheim melalui siklus pengembangan 19H1, yang tengah dilakukan ujicoba di Fast. Peluncuran peramban ini sendiri diyakini memberikan pengaruh besar untuk Windows.

Diyakini Anaheim nantinya akan dapat bersaing dengan peramban-peramban besar seperti Chrome, Opera, dan Firefox. Selain itu, semua yang terintegrasi sebagai bawaan Microsoft akhirnya akan mendapatkan peramban dari Microsoft sendiri, yang dapat bekerja dengan baik untuk browsing di web.

Kesimpulan

Memang masih banyak yang belum kita tahu mengenai peramban baru dari Microsoft bernama Anaheim. Namun, harapannya dalam beberapa minggu ke depan akan ada informasi resmi lebih lanjut dari Microsoft. Kita tunggu saja kabar selanjutnya tentang Anaheim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *