Review Dan Harga Kamera Fujifilm X-T100

Fujifilm Indonesia kembali menambah daftar pilihan pengguna untuk produk kamera mereka dengan meluncurkan seri X-T100 pada akhir Juni lalu. Menyasar kelas entry level, Fujifilm membandrol kamera terbarunya ini dengan harga 8,9 jutaan. Seperti apa sosok dan fitur yang dibawa Fujifilm X-T100? Berikut ini review dan harga kamera Fujifilm X-T100.

Apabila Anda pernah melihat atau mencoba langsung kamera Fujifilm XA-5 yang diluncurkan 2 tahun silam. Maka Anda akan melihat bahwa persamaannya dengan kamera Fujifilm X-T100 ini sangatlah banyak. Yang paling kentara mungkin pada desain bodi kedua kamera ini yang hampir sama persis. Kesan retro dan stylish yang merupakan ciri khas kamera-kamera buatan Fujifilm, masih dipertahankan dan menjadi salah satu senjata untuk memikat hati konsumen.

Setelah membaca ulasan tentang kamera Fujifilm XT20, di bawah ini ulasan lengkap mengenai setiap bagian dari kamera Fujifilm X-T100.

Review dan harga kamera Fujifilm X-T100: Desain Bodi 

Review dan harga kamera Fujifilm X-T100 kita mulai dengan mengulas bagian bodi dari kamera ini. Meskipun mayoritas bodinya berbahan plastik, namun kesan premium tetap terasa saat pertama kali melihat kamera ini. Seperti kebanyakan seri X-T, kamera Fujifilm X-T100 ini berukuran kecil sehingga pas dan klop saat digenggam dengan satu tangan.

Melongok sisi kiri atas pada bodinya, akan kita dapatkan semacam putar-putaran yang berfungsi sebagai pengganti film simulation. Sementara di samping mode Dial, terdapat tombol Fn yang berguna ketika kita ingin mengganti ISO.

Berpindah ke bagian bawah, terdapat slot SD card dan baterai serta tripod mount yang posisinya agak mendekati slot baterai. Sempat terbayang betapa repotnya kita saat ingin mengganti baterai ketika tripod sedang terpasang.

Mengenai warna, Fujifilm X-T100 ini diproduksi dengan 3 varian warna. Anda bisa memilih warna black, graphite silver, atau campagne gold. Campagne gold menjadi warna teranyar untuk kamera buatan Fujifilm. Sebelumnya kamera-kamera mereka hanya menggunakan warna black dan silver. Warna gold ini juga banyak mendapat pujian karena membuat kamera terlihat sangat mewah.

Kemudian fitur unggulan yang dibawa Fujifilm X-T100 ialah keberadaan LCD nya yang dapat di tilt ke atas dan ke bawah. Untuk kebutuhan selfie, LCD nya juga bisa diputar ke depan. Bahkan pada mode landscape, LCD kamera ini bisa diputar hingga 360 derajat.

Uji coba Fujifilm X-T100

Dari beberapa percobaan yang dilakukan, fitur autofocus pada kemera Fujifilm X-T100 ini bisa dibilang sudah sangat memuaskan. Pergerakannya saat menangkap objek juga sangat baik. Apabila dibandingkan dengan autofocus yang ada pada X-A5, maka autofocus milik X-T100 lebih unggul.

Lalu untuk urusan performa, meskipun tidak bisa dibilang cepat, kamera ini juga bisa diandalkan untuk menangkap objek bergerak. Perpaduan RAM yang dua kali lebih besar dengan seri X-A5 serta lensa 24,2 MP, membuat kamera ini mampu melakukan penangkapan 6 fps pada 26 frame.

Selain fitur autofocus, Fujifilm juga menambahkan teknologi bluetooth hemat energi pada X-T100. Dengan fitur ini, para pengguna diharapkan bisa lebih mudah dalam memindahkan foto dari kamera ke perangkat lain misalnya smartphone.

Ada juga fitur touchscreen yang bisa digunakan untuk melakukan shot dan menentukan titik focus. Namun untuk fitur ini, banyak pengguna yang mengatakan bahwa responnya tidak terlalu cepat, sehingga malah banyak yang memilih untuk menonaktifkannya.

Lalu untuk mendukung fitur dan performa, baterai kamera ini juga bisa diandalkan. Dalam kondisi full, baterainya bisa digunakan untuk menjepret sebanyak 430-an kali. Lebih-lebih, baterai yang digunakan oleh kamera-kamera buatan Fujifilm semuanya bertipe sama. Jadi dalam kondisi kepepet, Anda bisa mengganti baterai kamera X-T100 dengan baterai kamera seri lainnya.

Kualitas Gambar Fujifilm X-T100

Kecuali ACROS dan ETERNA, Fujifilm X-T100 dibekali dengan kemampuan film simulation yang lengkap. Warna gambar yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan seri X-T2. Hanya saja, saturasi, kontras dan ketajaman warna gambar sedikit agark berlebihan, meskipun bagi sebagian orang, masalah ini hanya terkait selera masing-masing.

Demikian review dan harga kamera Fujifilm X-T100. Melihat segmen yang ditargetnya adalah kelas entry level, maka kamera ini sangat cocok untuk digunakan oleh para pemula yang baru belajar dan hobi photografy. Selain tidak terlalu mahal dengan bandrol yang hanya 8,9 jutaan, fiturnya juga sudah cukup untuk ukuran pemula.

Satu tanggapan untuk “Review Dan Harga Kamera Fujifilm X-T100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *