Airbus Ingin Ciptakan Taxi Terbang Tanpa Dikemudikan Manusia

Airbus Ingin Ciptakan Taxi Terbang Tanpa Dikemudikan Manusia – Pelaku industri di bidang otomotif dan teknologi sekarang sedang fokus pengembangan mobil yang mampu mengemudikan sendiri tanpa bantuan manusia dengan tujuan menciptakan terobosan baru transportasi masa depan.

Namun dengan cepat beralih menjadi tenggelam beritanya karena air bus telah memiliki rencana membuat taksi terbang tanpa dikemudikan manusia.Namanya disebut yang merupkan taksi terbang yang memiliki kemampuan layaknya mobil self driving.Direncanakan airbus ini adalah untuk mengatasi masalah lalu lintas yang tidak hanya membuang waktu tetapi juga uang.

Menurut sebuah penelitian di Brazil tepatnya Sau Paulo ekonomi Brazil merugi setidaknya 31 miliar usd setahun; studi lain menemukan bahwa London kehilangan setara dengan 35 hari kerja pertahun selama macet  di arus lalu lintas.Situasi ini bahkan lebih buruk di kota-kota seperti Manila, Mumbai dan Tokyo

Kehadirannya Airbus dimana pengguna dapat memesan taksi udara melalui aplikasi hampir seperti Uber itu akan mendarat di helipad terdekat dan menjemput bersama penumpang lainnya dengan biaya masing-masing seperti biaya naik taksi reguler.Perusahaan ini sebenarnya pada awalnya menyatakan akan menggunakan pilot manusia tetapi membayangkan untuk menjadi sepenuhnya kendaraan otonom nantinya.

Yang membuat menarik bagi perusahaan ini adalah akan mendapat tantangan pada proyek ini seperti pembatasan regulasi dengan rintangan teknologi tertentu seperti teknologi kecerdasan buatan dan teknik menghindari halangan tapi teknologi itu baru-baru ini telah diaplikasikan di mobil atonom.

Belum diketahui kapan waktu dan rencana proyek Cityairbus menjadi kenyataan tetapi mereka berencana menguji sebuah helikopter autonom bernama project vahana yang sepenuhnya ditenagai oleh listrik pada akhir 2017 mendatang.

Source

 

Recommended For You

About the Author: Andi Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

EnglishIndonesianJapaneseRussian
error: Content is protected !!