class="post-template-default single single-post postid-18975 single-format-standard unselectable group-blog">

MASUKKAN HPK DI SINI dan PISAHKAN DENGAN KOMA (hpk 1, hpk 2, hpk 3, dst)

Apa itu SSD dan HDD. Pengertian SSD dan Fungsinya

Apa itu SSD dan HDD, Pengertian SSD dan Fungsinya

Banyak orang yang menghabiskan waktunya puluhan jam di depan layar laptop atau PC (personal computer). Semua semata-mata untuk menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk. Tak ayal, hardisknya jebol. Data yang tersimpan di dalam hardsik hangus. Padahal, ini data perusahaan yang sangat penting. Akhirnya, mereka menyesal. Tetapi mau bagaimana lagi. Ibarat nasi sudah menjadi bubur. Baru-baru ini muncul penyimpan data yang super cepat, anti berisik dan awet. Orang-orang menyebutnya SSD. Apa itu SSD dan HDD? SSD merupakan media penyimpanan data yang super canggih. Tanpa menggunakan piringan magnetis. Sehingga data Anda lebih aman, awet dan jauh dari gangguan getaran hardisk.

Apakah Anda mau bekerja lebih maksimal, cepat dan jauh lebih efisien? Maka SSD solusinya. Lalu, bagaimana cara kerja SSD? Secara umum cara kerja SSD sama dengan cara kerja HDD atau hardisk. Yaitu mengolah, menyimpan data dan mengeluarkannya ketika Anda membutuhkannya.

Apa itu SSD dan HDD

Apakah yang dimaksud dengan SSD? Secara ringkas, SSD singkatan dari Solid State Drive. Sedangkan HDD  ringkasan dari Hard Disk. Beberapa komponen elektronik dan mekanik (piringan magnet) membentuk sistem menjadi sebuah hardisk. Sedangkan SSD hanya terdiri dari komponen elektronik super canggih. Mulai dari IC (Integrated Circuit), kapasitor serta microchip dan komponen pendukung lainnya.

Banyak orang yang menikmati kecepatan bekerja dengan laptop atau PC. Tetapi banyak di antara mereka yang tidak memahami apa itu SSD dan HDD.  Dalam artikel kali ini penulis akan menjelaskan kepada Anda pengertian dari SSD dan HDD.

Pengertian SSD dan Fungsinya

Mungkin Anda merasa penasaran dan bertanya-tanya Apa pengertian SSD dan fungsinya?  Bila jawabannya iya, maka Anda berada di tempat yang tepat. Anda akan belajar mengenal Apa itu SSD serta apa pula fungsi dan manfaatnya.

Pengertian SSD

Penasaran apa itu SSD? Baru-baru ini muncul media penyimpanan internal yang powerful. Media ini mampu menggantikan hardisk yang sudah lama menemani Anda dan membantu Anda menyelesaikan banyak pekerjaan dengan mudah. Secara umum fungsi utama dari SSD ini sama dengan hardisk. Yaitu melakukan penyimpanan data dan informasi.  

Tetapi SSD memiliki konstruksi dan bentuk yang berbeda. Nama SSD adalah singkatan dari Solid state Drive. Penyimpanan SSD ini banyak digunakan oleh para desain grafis, konten kreator yang memerlukan kecepatan alat dalam bekerja. Sehingga mereka membutuhkan laptop yang memiliki kinerja luar biasa.

Pengertian SSD dan HDD

Secara umum pengertian SSD dan HDD sama. Yaitu sebagai media penyimpanan data dan informasi. Tetapi ada sedikit perbedaan pengertian SSD dan HDD.

Pengertian SSD Laptop

SSD merupakan media penyimpanan canggih yang terdiri dari rangkaian IC (Integrated Circuit). Berfungsi sebagai media penyimpanan informasi dan data, baik pada sebuah PC atau laptop.

Banyak orang yang belum mengenal apa itu SSD. Selain produk masih baru, belum banyak orang yang menggunakan juga harganya yang lumayan mahal.

Pada umumnya sebuah SSD terdiri dari flash memory yang berbasis NAND.  Flash memory ini merupakan jenis non volatile.  Apa artinya? Sebuah memory tetap yang mampu bekerja menyimpan data dengan tegangan kecil bahkan tegangan yang mati sekalipun. Inilah prinsip dasar yang digunakan oleh memori permanen yang ada dalam sebuah USB (flash disk).  Boleh dibilang, SSD merupakan penyempurnaan dari USB yang sudah beredar luas di masyarakat dan dibawa ke mana-mana untuk menyimpan data dan informasi.

Awalnya banyak orang yang ragu apakah SSD mampu bertahan lama. Apalagi dengan struktur, kostruksi dan bentuk yang tipis, kecil dan mungil. Mereka menganggap bahwa SSD hanya akan bertahan beberapa tahun saja. Kenyataanya, SSD dirancang sedemikian rupa sehingga mampu bertahan hingga ratusan tahun. Menarik, bukan?

Apa pengertian HDD

HDD atau hardisk merupakan media penyimpanan hardware yang terdiri dari cakram magnetis yang berputar, memiliki kecepatan putaran 5400 hingga 15000 putaran setiap menitnya. Kecepatan akses data sebuah hardisk tergantung kecepatan putaran cakram magnetnya.

Setiap potongan informasi berbentuk kode biner yang diwakili oleh angka 0 dan 1. Setiap bagian dari piringan hardisk mampu menampung 1 bit informasi atau data yang diwakili oleh angka biner yaitu angka 1 atau 0.

Sejarah Singkat Hardisk

Harddisk ditemukan pertama kali oleh Reynold B.Jhonson.  Setelah melakukan beberapa eksperimen mendalam menggunakan sebuah pita magnetik  untuk menyimpan data.  Akhirnya harddisk mulai dijual ke pasaran tahun 1956. Komersialisasi hardisk dimotori oleh perusahaan hardware  kenamaan bernama IBM.

Hardisk yang pertama kali ditemukan bernama RAMAC (Random Access Method of Accounting and Control).  Yaitu sebuah cakram yang terbuat dari logam magnetik yang mampu menyimpan informasi dan data secara akurat.

Hardisk yang ditemukan pertama kali memiliki ukuran besar yaitu sebesar 2 kulkas. Terdiri dari 50 piringan magnetik. Piringan ini memiliki ukuran 24 inci dan mampu berputar hingga 1200 RPM. Dengan ukuran sebesar ini, hardisk hanya mampu menyimpan data sebesar 5 MB saja. Walaupun hanya mampu menyimpan data sebesar 5 MB tetapi ini adalah penemuan fenomenal saat itu. Bayangkan saja, dengan data 5 bit hanya mampu menyimpan data seukuran gambar saja. Walaupun begitu biaya pembuatannya sangat mahal, menelan biaya sebesar 10.000 dolar setiap MB-nya.

Perkembangan Hardisk

RAMAC  yang bersejarah ini disimpan di pusat Data Center IBM. Hingga mereka mampu menemukan media penyimpanan yang lebih ringan, lebih besar pada tahun 1960-an.  Pada tahun 1962, IBM mampu menemukan cakram drive untuk penyimpanan sebesar 2,6 MB hanya dengan memanfaatkan 6 piring magnet 14 inchi. 

Tahun 1971 IBM mengembangkan penyimpanan berbentuk floppy disk.  Floppy disk merupakan penyimpanan data pertama berbentuk cakram magnetik yang mudah dibawa ke mana-mana. Boleh dibilang harddisk merupakan penyimpanan data eksternal pertama di dunia. 

Banyak orang memanfaatkan floppy disk ini untuk menyimpan data pekerjaan selama beberapa tahun. Munculnya penemuan media penyimpanan disk berbentuk piringan dengan kapasitas yang jauh lebih besar dibanding dengan floppy disk.  Hardisk yang mampu untuk melakukan aksi baca dan tulis ditemukan pertama kali oleh Memorex  tahun 1972. 

Munculnya penemuan floppy disk dan CD membuat banyak perusahaan teknologi menekuni usaha bisnis HDD (hardisk) pada tahun 1980-an. Shugart Technology  menemukan ST-506  sebagai media penyimpanan paling ringan dan ringkas memiliki ukuran 5,25 inci dan kapasitas 5 MB. Tidak tanggung-tanggung pada tahun yang sama IBM mampu mengeluarkan produk fenomenal bernama IBM 3380.  Yaitu sebuah harddisk pertama yang mampu menyimpan data sebesar 1GB.

Sementara itu perusahaan teknologi lain bernama Rodime pada tahun 1983 menemukan RO352.  Sebuah hardisk yang hanya terdiri dari dua piring dan mampu menyimpan kapasitas sebesar 10 MB. Sehingga HDD dengan ukuran 3,5 inci ini jadi standar bagi komputer desktop hingga saat ini.

Jenis-jenis Hardisk

Secara umum ada 2 jenis hardisk yang banyak orang gunakan saat ini yaitu:

Hard Drive Internal

Hardisk internal merupakan hardisk yang langsung terintegrasi dalam sebuah komputer (PC) atau laptop. Anda bisa memanfaatkan harddisk ini bukan hanya untuk satu komputer tetapi Anda bisa memindahkannya pada komputer yang lain.  Harddisk internal ini mampu menyimpan data mulai dari 100 GB, 500 GB, 1 TB bahkan hingga 20 TB.

Hardisk Eksternal

Hardisk eksternal merupakan penyimpanan yang bersifat portable. Sebuah hardisk eksternal layaknya USB yang memiliki kapasitas besar. Anda bisa menggunakan hardisk eksternal kapan saja dengan memanfaatkan kabel USB pada sebuah laptop atau PC. Anda bisa menyimpan data, informasi menggunakan hardisk eksternal layaknya menggunakan flashdsik. Sehingga Anda bisa memindahkan data dari laptop atau PC Anda dengan mudah dan cepat.

Fungsi SSD dan HDD

Anda sudah tahu Apa pengertian dari SSD dan HDD. Selanjutnya Anda perlu tahu Apa saja fungsi dari SSD dan HDD ini.  Berikut beberapa fungsi SSD dan HDD bagi laptp atau PC Anda:

Fungsi SSD

Apa kegunaan dari SSD? Saat Anda membutuhkan kecepatan laptop, maka menggunakan SD adalah solusi terbaik. Apa saja fungsi SSD? Berikut penjelasannya:

Kecepatan (Speed) Tinggi

Sebuah SSD memiliki kecepatan (speed) ratusan kali lebih cepat dibanding dengan hardisk. Tentu ini solusi yang dicari oleh banyak orang. SSD dengan media penyimpanan mini tetapi kapasitas penyimpanan yang maksimal. Sebuah laptop yang menggunakan SSD memiliki waktu booting yang jauh lebih singkat dan cepat, transfer data akurat. Laptop yang menggunakan SSD memiliki kecepatan ultra tinggi. Sehingga memudahkan pekerjaan Anda, lebih efektif dan efisien.

Hemat Daya dan Energi

Media penyimpanan SSD sangat hemat daya dan energi. Mengapa SSD hemat daya dan energi? Karena SSD tidak menggunakan komponen yang bergerak. Sehingga SSD mampu bekerja secara maksimal dengan daya yang sangat sedikit. Bandingkan dengan sebuah hardisk yang memerlukan energi untuk memutar piringan magnetis.

Lebih Tahan Lama Dan Handal

Banyak yang orang merasa alergi menggunakan hardisk. Mengapa mereka alergi dengan hardisk? Karena hardisk mudah rusak. Sehingga data yang tersimpan hilang seketika. Padahal, data ini sangat penting bagi perusahaan. Penyebab utama kerusakan hardisk adalah panas yang berlebihan. Panas yang timbul akibat gesekan piringan magnet pada hardisk dalam jangka panjang menimbulkan kerusakan data dan informasi yang ada di dalamnya.

Ringan dan minim noise

Kelebihan lain dari SSD adalah ringan dan minim gangguan (noise). Bandingkan dengan sebuah hardisk yang memiliki ukuran besar sehingga membutuhkan ruang yang cukup besar. Bukan hanya itu, sebuah hardisk bekerja dengan kepala magnetis yang bergerak. Sehingga menimbulkan suara dan noise. Semakin lama pemakaian sebuah harddisk, maka noise (gangguan suara) yang timbul semakin kuat. Sehingga mengganggu dan mengurangi kecepatan hardisk.

SSD dirancang tanpa menggunakan piringan magnetis. Sehingga tidak ada suara sama sekali. Anda akan tenang dan nyaman saat bekerja tanpa ada gangguan suara dan getaran dari laptop yang Anda gunakan.

Ukuran yang jauh lebih kecil

Sebuah  SSD dirancang dengan ukuran kecil. Sehingga hemat ruang dan tempat. Berbeda dengan hardisk yang memiliki ukuran jauh lebih besar. Sejak pertama kali diluncurkan, SSD memiliki ukuran kecil. Ukuran SSD yang paling kecil sebesar permen karet dengan form factor sebesar 2,5 inci. 

Kesimpulan

Teknologi bergerak begitu cepat. Sehingga penemuan demi penemuan memukau dunia. Salah satu penemuan yang powerful adalah SSD. Lantas banyak orang yang bertanya-tanya Apa itu SSD dan HDD? Anda sudah menemukan jawabannya secara jelas dan lengkap pada artikel di atas.

Berikutnya Anda bisa memutuskan apakah Anda tetap menggunakan hardisk atau beralih ke SSD yang lebih cepat, efisien tetapi harganya lebih menguras kantong. Pilihan tetap di tangan Anda.  

Recommended For You

About the Author: Abidaril Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishIndonesianJapaneseRussian
error: Content is protected !!