Asupan Penting Penangkal Lemas Hari Pertama Puasa

asupan penting penangkal lemas hari pertama puasa

Tepat hari ini seluruh umat muslim dunia menyelanggarakan ibadah puasa, suka citanya pun terasa begitu hangat. Walau segudang manfaat akan terasa dari puasa. Maka untuk itu asupan penting penangkal lemas hari pertama puasa diperlukan dimana hari pertama merupakan hari yang bagi sebagian orang akan terasa berat. Bahkan tak jarang efek hari pertama puasa yang sering dialami adalah lemas dan tak bertenaga.

Menu buka puasa berkuah bisa menambah meriah makanan berbuka puasa di bulan Ramadan. Sehingga, menu makanan yang disajikan tidak hanya digoreng, direbus atau dipanggang saja.

Karena mudah dicari dan harganya murah, biasanya orang Indonesia memilih membeli gorengan di pinggir jalan untuk membatalkan puasa. Padahal, menu tersebut kurang menyehatkan buat tubuh, apalagi kalau pas bulan puasa.

Faktor lemas ketika berpuasa sebenarnya adalah sumber energi yang hanya bertahan beberapa jam setelah sahur. Mengutip pakar sistem endokrin dan metabolisme dr. David McCulloch, sumber energi dari makanan cuma bakal bertahan beberapa jam setelah makan. Maka tidak heran jika siang menuju sore, tubuh akan terasa lemas dan kehilangan energi.

Namun, walaupun begitu bukan berarti tubuh tidak akan menyesuaikan diri dengan pola makan puasa. Ketika tubuh tidak menerima karbohidrat dalam jangka waktu lama, tubuh pun akan membakar kadar gula dalam tubuh sebagai energi sampai tubuh menerima asupan gizi saat berbuka tiba.

Memang membiasakan tubuh dengan pola makan saat berpuasa tidak bisa instan, bahkan butuh beberapa hari sampai satu minggu agar tubuh bisa menyesuaikan diri dengan pola makan saat berpuasa. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa lebih selektif dalam memilih asupan makanan saat sahur. Karena ada beberapa menu spesifik yang dapat membantu mengatasi lemas saat berpuasa.

Asupan Penting Penangkal Lemas Hari Pertama Puasa

Karbohidrat Kompleks

Terdapat dua jenis karbohidrat yang bisa Anda konsumsi yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Jika dengan mengonsumsi nasi Anda akan mendapat karbohidrat sederhana yang mengandung gula, maka dengan Anda mengganti karbohidratmu dengan gandum utuh Anda bakal mendapat karbohidrat kompleks yang mengandung serat dan ragi. Dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks, proses mengubah karbohidrat menjadi energi akan berlangsung lama, sehingga “cadangan energi”mu tidak akan habis sampai menjelang sore

Zinc atau Zat Besi

Zat besi atau Zinc salah satu komponen penting dalam tubuhmu yang berfungsi sebagai processor karbohidrat dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan zinc, maka tubuh sulit memproses karbohidrat dalam tubuh menjadi energi. Hal ini dikemukakan oleh Seorang ahli gizi asal Amerika bernama Dr. Josh Axe. Sumber makanan yang mengandung zinc salah satunya adalah daging merah, kentang, wijen, tiram, dan lainnya.

Vitamin C

Daya tahan tubuh menurun pun bisa menyebabkan tubuh menjadi lemas saat berpuasa. Sederhananya, Anda dapat mengkonsumsi suplemen vitamin C ketika sahur sehingga daya tahan tubuh meningkat. Namun jika tidak mengonsumsi supplemen vitamin C, tubuh akan lebih lemas dan daya tahan tubuh menurun karena biasanya tubuh mendapat asupan nutrisi lebih sering daripada saat berpuasa.

Maka, sebaiknya saat sahur Anda pun perlu makan-makanan yang mengandung vitamin C dan didukung dengan suplemen vitamin C. Anda bisa mengonsumsi jambu, cabai merah, kiwi, nanas, kubis brussel, papaya, stroberi, dan masih banyak lagi.

Selain menjaga kondisi tubuh yang lemas dengan mengonsumsi makanan yang lebih selektif, anda pun sebisa mungkin hindari teh manis saat sahur, karena teh mengandung kafein yang nantinya memberi efek diuretik atau sering buang air kecil dan membuat tubuh dehidrasi.

Belum lagi, gula yang dikonsumsi saat sahur justru membuat pembakaran karbohidrat lebih cepat oleh tubuh. Porsi makan pun sebaiknya disesuaikan, jangan beranggapan jika makan sahur banyak akan membuatmu tahan berpuasa, hal tersebut justru keliru karena justru dengan makan sahur banyak akan membuat perut menjadi kembung dan pencernaan terganggu. Hal ini pun menjadi pemicu badan lemas saat berpuasa.

Sumber: http://qanitafamily.com/asupan-penting-penangkal-lemas-hari-pertama-puasa/

Recommended For You

About the Author: Andi Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

EnglishIndonesianJapaneseRussian
error: Content is protected !!