Cara Mengetahui WhatsApp Disadap Secara Mudah

WhatsApp merupakan aplikasi perpesanan yang sangat populer dan telah digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di banyak negara di dunia. Di Indonesia sendiri, aplikasi yang sekarang diakuisi dan dimiliki oleh Facebook ini merupakan yang paling banyak digunakan di antara aplikasi-aplikasi perpesanan yang lain.

Ada banyak hal yang membuat masyarakat senang menggunakan WhatsApp untuk tetap terhubung satu sama lain.

1. Aplikasi ini gratis digunakan dan tidak ada iklan sama sekali. Meskipun sempat beredar kabar bahwa WhatsApp akan berbayar, namun itu ternyata hoax. WhatsApp diberitakan akan tetap gratis dan tidak ada iklan.

2. WhatsApp mudah digunakan karena memiliki antarmuka yang ramah pengguna. Untuk bisa menggunakan WhatsApp, pengguna hanya perlu terhubung ke jaringan internet. WhatsApp menggunakan koneksi internet ponsel (4G / 3G / 2G / EDGE atau Wi-Fi, jika tersedia) untuk mengirim dan menerima pesan.

3. Pengguna tidak akan direpotkan dengan PIN dan sejenisnya. Itu karena sebuah akun WhatsApp didaftarkan berdasarkan nomor ponsel pengguna. Selama nomor ponsel tersebut tersimpan dalam daftar kontak telepon, maka orang-orang bisa langsung terhubung ke WhatsApp teman atau keluarga mereka.

Di antara sejumlah fitur yang ditawarkan WhatsApp, salah satu yang disukai oleh penggunanya adalah enkripsi ujung ke ujung (end-to-end encryption). Dengan fitur tersebut, pesan yang dikirim melalui WhatsApp hanya bisa diakses oleh pengirim dan penerima. Dengan demikian, berkirim pesan dengan WhatsApp bisa tetap aman.

Benarkah WhatsApp Aman?

Pada bulan Mei 2019 lalu, Inet.Detik memberitakan bahwa WhatsApp memiliki celah keamanan yang membuatnya dapat disusupi oleh spyware. Adanya kerentanan sistem tersebut memungkinkan peretas untuk dapat mengakses tidak hanya profil pengguna, tetapi seluruh telepon mereka.

Untungnya WhatsApp dengan cepat merespons dan mengembangkan pembaruan untuk melindungi penggunanya. Lalu, adakah langkah-langkah yang bisa dilakukan pengguna untuk mencegah akun WhatsApp mereka diretas? Tentu saja. Langkah-langkah berikut bisa diterapkan untuk mengamankan akun WhatsApp.

Selalu perbarui aplikasi WhatsApp karena di dalam setiap perbaruan terdapat fitur-fitur baru termasuk hal yang berkaitan dengan keamanan dan perlindungan pengguna.

Gunakan aplikasi kunci pihak ketiga karena WhatsApp belum dilengkapi dengan fitur penguncian. Dengan aplikasi tersebut, pengguna bisa mengatur pola untuk membuka kunci layar WhatsApp. Pilih aplikasi kunci pihak ketiga yang terkemuka dan terpercaya.

Selalu log out atau keluar setelah menggunakan WhatsApp di ponsel dan di web sebenarnya bisa membantu mengamankan akun WhatsApp. Itu karena WhatsApp akan mengirimkan notifikasi ketika seseorang mencoba masuk atau log in. Namun perkara ini (khususnya log out dari aplikasi WhatsApp di HP) cukup merepotkan bagi sebagian orang. Jadi, langkah ini bisa menjadi pilihan. Namun sebaiknya selalu log out setelah menggunakan WhatsApp Web.

Terapkan otentikasi dua faktor atau two-factor authentication karena hal ini menciptakan penghalang yang sulit bagi peretas untuk menerobos.
Hindari meninggalkan ponsel tanpa pengawasaan saat pergi keluar.
Hindari menghubungkan ponsel ke koneksi WiFi yang tidak dikenal karena peretas juga dapat menggunakan alamat MAC unik untuk mengakses semua obrolan WhatsApp.

Jika sewaktu-waktu akun WhatsApp Anda diretas, segera nonaktifkan akun Anda dengan mengirim email ke support@whatsapp.com. Akun Anda akan dihapus secara otomatis jika tidak diakses selama 30 hari.

Cara Mengetahui WA Diretas atau Disadap

Meskipun WhatsApp terus melakukan pembaruan terhadap sistem keamanan mereka, namun bukan tidak mungkin ada peretas yang lolos dan berhasil membobol. Berikut ini adalah cara untuk mengetahui akun WhatsApp yang diretas atau disadap.

1. Tidak Bisa Masuk

Sebagaimana diketahui kalau aplikasi WhatsApp tidak dapat digunakan di dua perangkat yang berbeda atau lebih pada waktu bersamaan. Jadi jika Anda tidak dapat masuk ke akun WhatsApp atau tidak dapat melakukan panggilan dengan WhatsApp, maka ada kemungkinan akun tersebut sedang digunakan orang lain (nomor Anda didaftarkan melalui perangkat yang berbeda).

2. Ada yang Janggal dengan WhatsApp Web

WhatsApp Web adalah salah satu fitur WhatsApp yang memungkinkan Anda untuk dapat menjalankan WhatsApp via web. Ini adalah fitur yang sangat bermanfaat, terutama bagi para pelaku bisnis online. Akan tetapi, WhatsApp Web termasuk salah satu celah masuk para peretas atau penyadap untuk melihat dan memantau semua aktivitas WhatsApp Anda.

Jika Anda merasa ada yang janggal dengan aktivitas WhatsApp Web, Anda dapat memeriksanya dengan cara membuka menu tiga titik yang ada di sudut kanan atas jendela WhatsApp, lalu pergi ke WhatsApp Web dan periksa daftar semua sesi yang terbuka. Hal ini memungkinkan Anda untuk dapat melihat semua perangkat yang terhubung ke WhatsApp Anda.

3. Nomor Tidak Dapat Diverifikasi

Jika Anda melihat pesan “This phone could not be verified”, itu artinya WhatsApp Anda juga telah diakses oleh perangkat yang tidak dikenal. Namun WhatsApp memberikan langkah-langkah penyelesaian jika Anda mengalami masalah dalam proses verifikasi, yaitu sebagai berikut.

  • Mulai ulang telepon Anda (matikan, tunggu 30 detik lalu nyalakan kembali).
  • Hapus dan pasang ulang WhatsApp versi terbaru.
  • Untuk memeriksa koneksi telepon Anda, kirim pesan SMS percobaan dari telepon seluler apa pun ke nomor telepon yang Anda coba verifikasikan (masukkan nomor telepon yang sama yang Anda masukkan di WhatsApp, termasuk kode negara).
  • Perlu diketahui bahwa terdapat perangkat pihak pihak ketiga yang tersedia di web yang dapat digunakan oleh peretas untuk mengendus percakapan WhatsApp Anda. Kiat-kiat di atas bisa Anda terapkan untuk mencegah WhatsApp Anda diretas.

4. Ada yang Mencurigakan Pada Aktivitas Perpesanan

Jika Anda merasa belum membuka atau membaca pesan baru yang masuk namun tanda centang dua sudah berubah menjadi biru (artinya pesan telah dilihat dan dibaca), maka itu bisa jadi pertanda WhatsApp Anda disadap orang lain.

Pengguna yang tidak mengaktifkan fitur periksa ganda biru juga dapat mengetahui bahwa WhatsApp mereka sedang disadap. Itu bisa ditemukan dengan hilangnya sejumlah notifikasi pada setiap pesan baru yang masuk, meski pesan itu belum dibuka sama sekali.

Tanda lain bahwa WhatsApp Anda diketuk adalah bahwa pesan telah dikirim ketika Anda tidak pernah melakukannya. Jika Anda menemukan sesuatu seperti ini, bisa jadi WhatsApp Anda sedang dicegat oleh orang lain.

Nah, itu beberapa cara untuk mengetahui whatsapp diretas atau disadap. Sekali lagi, Anda dapat menerapkan tips di atas sehingga akun WhatsApp Anda akan terhindar dari peretasan atau penyadapan.

Tetapi harap dicatat bahwa nomor akun 100% aman dari peretas. Meski begitu, Anda tetap bisa melakukan pencegahan dengan tips terbaik yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!