Kucing oranye tidak berkemas bahkan ketika mereka duduk di atas jagung.

“Prajurit sejati tidak menginjak tanah,” kata jaringan lain bercanda.

Sebuah video kucing oranye sedang terpojok. (Tiktok / @berna_hdez)

Duniateknologi.info – Kucing oranye dikenal sebagai hewan paling ganas di mata netizen. Dia berhasil memancing netizen tentang kucing oranyenya yang terpojok dan nongkrong.

Pengguna Tick Talk @berna_hdez membagikan momen dua kucing sedang berkelahi.

Bagaimana kucing Anda cocok?“@berna_hdez menulis dalam pernyataannya. Kita bisa melihat dua kucing saling memandang.

Kucing oranye ini tampak terpojok dan bergelantungan di atas rumah. Meskipun harus digantung untuk waktu yang lama, tampaknya sangat kuat.

Kucing lain dengan campuran hitam dan sedikit putih terlihat menakutkan untuk kucing oranye. Tanpa diduga, kucing oranye menggunakan kedua kakinya dan masih hidup. Seseorang melihat peristiwa itu dan pergi ke kucing.

Sebuah video viral kucing oranye sedang terpojok.  (TikTok/ @berna_hdez)
Sebuah video kucing oranye sedang terpojok. (Tiktok / @berna_hdez)

Kucing jingga itu memegangi kucing hitam agar bisa memanjat dan tidak jatuh. Video tentang kucing oranye gantung ini menjadi viral setelah dilihat lebih dari 1 juta kali dan menerima 55.000 suka.

Meski pengunggah videonya menggunakan bahasa Spanyol, kolom komentarnya justru penuh dengan jaringan Indonesia. Postingan video viral tersebut memicu reaksi beragam dari netter.

Skill Oyen tidak tersegel nj *r@Fa**z_E** st.

Prajurit sejati tidak menginjak tanah@Ha**onoL*n menjawab.

Sebuah video viral kucing oranye sedang terpojok.  (TikTok/ @berna_hdez)
Sebuah video kucing oranye sedang terpojok. (Tiktok / @berna_hdez)

Pertempuran yang serius. Kucingnya berhamburan sampai hakim datang…wkwkwk@pisc**b**ga bercanda.

Kucing ini memiliki detak jantung yang baik@us**19*0 berkomentar.

Oyen as: Alhamdulillah gak terlalu lama,” tulis @ant**e**ng. Video viral postingan pojok dan gantung kucing oranye bisa dilihat di Link ini.

Recommended For You

About the Author: Andi Setiawan

EnglishIndonesianJapaneseRussian
error: Content is protected !!