laptop Rama Lingkungan Jadi Tren di 2022?

Laptop Ramah Lingkungan Jadi Tren di 2022?

Laptop ramah lingkungan sebenarnya bukan merupakan topik pembicaraan yang baru muncul di dunia gadget. Sejak cukup lama, banyak produsen laptop yang menjual embel-embel ramah lingkungan atau ramah lingkungan dalam lini produk.

Hanya saja, definisi dari ramah lingkungan pada laptop hanya sebatas pada ketahanannya saja.

Beberapa contoh aspeknya antara lain kemudahan untuk diperbaiki, pengambilan bahan baku yang bertanggung jawab, hingga efisiensi energi.

Dengan kata lain, pada waktu itu bahan baku utama dari laptop tidak menjadi prioritas dari predikat ramah lingkungan.

Kembali di penghujung tahun 2021, Acer akan meluncurkan terobosan baru dalam dunia laptop.

Melalui seri Aspire Vero, Acer mengukuhkan dirinya sebagai pionir laptop den bahan baku daur ulang. Mulai dari bodi laptopnya, hingga perlengkapan dalam pembeliannya.

Pertanyaannya adalah, apakah produsen laptop lain akan mengikuti jejak yang sama menjadikan hal ini sebuah tren untuk kedepannya?

Sebagai gambaran, berikut adalah kelebihan dari laptop ramah lingkungan sebagai bahan pertimbangan.

Kelebihan Laptop Rama Lingkungan

Kelebihan dalam konteks ini adalah berbagai macam alasan logis yang memotivasi para produsen untuk ramai-ramai membuat lini laptop ramah lingkungan.

Yang pertama adalah pasar untuk laptop ramah lingkungan yang sedang tinggi-tingginya.

Sayangnya, fitur ini tidak tersedia di semua pasar. Dalam hal ini, produk dirancang untuk digunakan dengan slogan ‘ramah lingkungan’.

Kelebihan yang kedua adalah sebagai bentuk CSR (Corporate Social Responsibility). Ini merupakan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap sekitarnya, mulai dari masyarakat dan juga lingkungan. Selain itu, lingkungan laptop juga dapat menjadi upaya branding yang efektif.

Kekurangan Laptop Rama Lingkungan

Membuat suatu produk dengan bahan daur ulang mungkin terkesan sebagai sebuah penghematan. Ternyata, faktanya tidak demikian.

Alasan utama bagi para produsen, dalam hal ini laptop, untuk menahan diri dalam membuat produk yang ramah lingkungan secara masif adalah biaya produksi.

Alasan mengapa produk ramah lingkungan umumnya lebih mahal adalah karena pasokan pasokan. Dari segi proses produksi, bahan-bahan baku ini mungkin sulit ditemukan, sulit diproduksi, dan sangat mahal untuk dibeli, yang akan menaikkan biaya produksi dan menyebabkan harga produk yang lebih tinggi.

Kesimpulan

Laptop ramah lingkungan merupakan angin segar bagi dunia perlaptopan. Tentu para produsen akan tertarik untuk setidaknya merilis satu sampai dua produk dari lini laptop yang ramah lingkungan.

Namun, apakah ini menjadi sebuah tren?

Pastikan Anda memiliki salinan halaman yang Anda gunakan dengan baik. Biaya produksi yang tinggi masih menjadi dinding penghalang yang sangat kuat.

Mungkin nanti jika teknologi semakin berkembang, dan proses produksi dengan bahan-bahan daur ulang yang menjadi lebih mudah, hal ini akan menjadi standar baru.

Menarik untuk ditunggu ya!

Recommended For You

About the Author: Andi Setiawan

EnglishIndonesianJapaneseRussian
error: Content is protected !!