Makanan untuk Orang Sakit Agar Sehat Dengan Nutrisi Terbaik

Makanan untuk Orang Sakit Agar Sehat Dengan Nutrisi Terbaik

Asupan makanan merupakan bagian penting nutrisi makanan dalam menjaga kesehatan. Apalagi ketika sedang sakit, tubuh perlu asupan ekstra. Orang sakit tidak boleh sembarangan makan, umumnya makanan dengan gizi lengkap dan mudah dicernalah yang dijadikan makanan untuk orang sakit.

Bukan cuma harus mencukupi kekurangan nutrisi, makanan untuk orang sakit lebih baik membantu proses penyembuhan. Lalu, makanan apa saja yang cocok dikonsumsi orang sakit agar bisa cepat pulih? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Makanan sehat orang sakit dengan nutrisi terbaik

1. Sup ayam

Sumber: Kompas.com

Makanan yang sering jadi menu wajib di rumah sakit ini telah lama dikenal sebagai makanan sehat untuk orang sakit. Kandungan protein, mineral, kalori, dan vitamin di dalamnya cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama masa penyembuhan.

Sup ayam juga menjadi sumber cairan dan elektrolit yang sangat baik, terutama untuk pasien yang terkena diare atau demam. Ketika sedang flu, semangkuk sup ayam hangat sanggup menggantikan cairan yang hilang sekaligus melegakan hidung tersumbat dengan mengencerkan dahak yang ada.

Disamping itu, para ahli juga menemukan kandungan asam amino sistein, asetil sistein, dan bentuk sistein lainnya pada sup ayam mempunyai sifat antivirus, anti-inflamasi serta antioksidan. Ketiga bahan tersebut sangat dibutuhkan orang yang sedang sakit.

Sup ayam juga diketahui dapat menghambat neutrofil yang merupakan penyebab munculnya gejala hidung tersumbat dan batuk.

2. Kaldu

Sumber: Merdeka.com

tidak berbeda seperti sup ayam, kaldu juga termasuk makanan yang sangat baik untuk orang sakit. Kaldu terbuat dari hasil rebusan daging yang disaring dari daging sapi, kambing, ayam, ataupun ikan.

Kandungan nutrisi dalam kaldu terbilang lengkap, mulai dari kalori, vitamin dan mineral seperti magnesium, kalsium, folat, dan fosfat. Siapa sangka bahwa hanya dengan menghirup kaldu ketika hangat saja telah dapat membantu meringankan hidung mampet saat flu.

Yang tidak kalah penting, konsumsi kaldu ketika sakit dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan dan mineral tubuh. Makanan ini juga mudah dicerna sehingga tidak akan memberatkan saluran pencernaan.

Namun, hati-hati dengan penggunaan garam pada masakan. Sebaiknya batasi jumlah garam bila Anda sudah pakai kaldu sebagai penyedap masakan. 

3. Air kelapa muda

Sumber: andi-leangle.blogspot.com

Mencukupi kebutuhan air adalah hal penting yang wajib Anda lakukan ketika sakit. Terutama jika Anda sedang mengalami diare, demam tinggi, atau muntah-muntah sehingga rentan dehidrasi.

Hal ini juga sering dilakukan orang yang ingin medical check up untuk menetralkan setelah mengkonsumsi alkohol atau obat terlarang agar tidak ketauan dan lolos tes MCU (medical check up).

Minumlah dan rasakan manfaat air kelapa muda. Karena air kelapa muda merupakan minuman isotonik alami yang bisa menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang ketika berpuasa.

4. Teh hangat

Sumber: mymilk.com

Teh bukan cuma bisa dinikmati ketika udara dingin atau ketika menjamu tamu. Minuman yang dibuat dengan menyeduh daun teh kering ini ternyata juga sangat baik untuk membantu pemulihan saat sakit.

Seperti halnya sup ayam dan kaldu, minum secangkir teh hangat bisa meredakan hidung mampet sekaligus mencukupi kebutuhan cairan. Teh mengandung polifenol yang bersifat antioksidan dan anti-inflamasi yang mampu mengatasi peradangan dalam tubuh.

Disamping itu, ada juga tanin yang terkandung dalam teh yang dapat membantu memerangi virus, bakteri, dan jamur di tubuh. Sebuah penelitian menemukan bahwa teh hitam (mengandung tanin) yang diberikan pada tikus dapat menurunkan jumlah bakteri di tenggorokan tikus secara signifikan.

5. Madu

Sumber: Kumparan.com

Madu sudah sejak dulu dikenal sebagai makanan super, sebab mampu menyembuhkan luka hingga meningkatkan sistem imun. Itu sebabnya, madu dapat dijadikan salah satu makanan untuk orang sakit.

Terutama bagi Anda yang sedang flu atau radang tenggorokan akibat bakteri, madu bisa menjadi salah satu solusinya. Bahkan, bahan alami yang satu ini juga aman diberikan untuk anak-anak.

Akan tetapi, madu tidak disarankan untuk bayi yang usianya di bawah 12 bulan, sebab berpotensi memicu botulisme. 

6. Bawang putih

Sumber: jpnn.com

Bawang putih yang kerap dijadikan bumbu masakan ini telah digunakan sejak dulu sebagai obat alami. Penelitian modern juga menemukan bahwa bawang putih bersifat antibakteri, antivirus dan anti jamur.

Senyawa dalam bawang putih juga diketahui dapat membantu meningkatkan sistem imun. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang rutin makan bawang putih lebih jarang sakit, daripada mereka yang tidak makan bawang putih. Perbedaannya bahkan sampai 70%.

Untuk meringankan gejala flu dan pilek, coba tambahkan bawang putih pada sup ayam atau kaldu. Cara ini juga dapat meningkatkan sistem imun yang dapat mempercepat penyembuhan. Anda juga bisa mengobati sakit gigi berlubang dengan bawang putih loh.

7. Jahe

Sumber: hellosehat.com

Jahe lebih dikenal sebagai bahan makanan anti mual, sehingga sering digunakan sebagai terapi mual untuk ibu hamil. Senyawa kimia di dalam jahe juga bertindak layaknya obat anti inflamasi non steroid (seperti aspirin atau ibuprofen), tapi versi alaminya.

Bukan hanya itu, jahe juga mengandung antioksidan, antimikrobial, hingga efek anti kanker. Itulah mengapa, rempah-rempah yang satu ini sering ditambahkan dalam sajian makanan untuk orang sakit.

Untuk mempercepat pemulihan, pilihlah jahe yang segar atau ekstraknya saja – bukan perisa jahe. Olah jahe sebagai penyedap rasa masakan dan makanlah selagi hangat.

8. Pisang

Sumber: Liputan6.com

Jika diperhatikan, pisang menjadi buah wajib dan hampir selalu ada setiap menu makanan di rumah sakit. Tidak heran sebab buah yang satu ini bukan cuma terasa lezat dan gampang dicerna, tapi juga mengandung kaya kalori dan nutrisi penting lainnya.

Tekstur pisang yang lembut juga memudahkan untuk dicerna. Bila Anda sedang diare, makan pisang adalah pilihan tepat untuk membantu meredakan diare karena seratnya bisa membantu melancarkan pencernaan.

9. Oatmeal

Sumber: alodokter.com

Seperti halnya pisang, oatmeal juga merupakan makanan untuk orang sakit yang biasa disajikan di rumah sakit. Oatmeal mengandung kalori, vitamin, protein dan mineral yang cukup baik bagi tubuh.

Disamping itu, makan semangkuk oatmeal juga bermanfaat untuk menstimulasi sistem imun dan mengontrol gula darah. Itulah mengapa, makanan ini jadi pilihan utama bagi penderita diabetes, kolesterol tinggi, atau hipertensi.

10. Sayuran berdaun hijau

Sumber: Fithealty.com

Sayuran berdaun hijau memiliki serat tinggi seperti bayam, kangkung, atau selada mengandung kaya vitamin dan mineral yang sangat penting bagi tubuh selama sakit. Berbeda dengan cemilan sehat untuk untuk vegetarian meskipun sehat namun sebaiknya jangan diberikan kepada orang sakit.

Sayuran dilengkapi dengan serat, vitamin A, vitamin C, dan vitamin K yang baik bagi kesehatan.Namun, perhatikan juga penyakit yang Anda alami saat ini. Sayuran berdaun hijau sering kali menjadi pantangan tersendiri bagi penderita asam urat, terutama yang mengandung purin tinggi. 

11. Ikan Gabus

Sumber: mancingsite.blogspot.com

Ikan gabus yang sering kita temui di sungai ini mengandung albumin dimana bagus bagi Anda yang menderita luka ataupun habis operasi agar penyembuhan luka lebih cepat kering.

Sekarang juga sudah lebih praktis dengan adanya tablet atau pil albumin atau pil ikan gabus yang siap Anda minum.

12. Makanan pedas

Makanan Pedas

Banyak orang mungkin menganggap makanan pedas harus dihindari semasa sakit. Hal ini dikhawatirkan malah menyebabkan diare dan memperlambat masa penyembuhan.

Padahal, kandungan capcaisin dari cabai justru dapat membantu mengencerkan dahak dan melegakan pernapasan. Kandungan vitamin C dari cabai juga baik untuk proses penyembuhan.

Namun, makanan pedas sebaiknya tidak diberikan pada mereka yang mengalami masalah pencernaan. Cabai dapat menyebabkan perut kembung, rasa nyeri di lambung, bahkan hingga menyebabkan muntah pada sebagian orang.

13. Alpukat

Sumber: Tokopedia.com

Kandungan lemak tak jenuh pada alpukat, terutama dari jenis asam oleat, sangat baik untuk mengurangi peradangan. Senyawa ini juga turut serta berperan dalam menstimulasi sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, tekstur daging buahnya yang lembut tentunya sangat ramah bagi pencernaan. Itulah mengapa, buah ini kerap dijadikan makanan untuk orang sakit.

14. Yogurt

Sumber: Merdeka.com

Yogurt merupakan makanan hasil olahan susu yang mengandung kaya vitamin, kalsium dan mineral. Beberapa jenis yogurt juga mengandung probiotik yang dapat membantu meringankan flu serta mempercepat penyembuhan penyakit. Beberapa penelitian mengungkap bahwa prebiotik dari yogurt dapat mengurangi durasi flu. 

15. Daging ikan

Sumber: Suara.com

Daging ikan kaya akan protein, mineral, dan vitamin, terutama vitamin D. Kandungan asam lemak pada jenis ikan tertentu memiliki omega-3 yang cukup tinggi, contohnya salmon, ikan kembung, dan tuna.

Asam lemak omega-3 pada ikan memiliki efek anti-inflamasi yang cukup kuat. Dengan rutin makan ikan, berbagai peradangan dalam tubuh akan berkurang sehingga proses pemulihan bisa jadi lebih cepat.  

About the Author: Andi Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishIndonesianJapaneseRussian
error: Content is protected !!