REVIEW Valorant, Tactical Shooter yang Dibumbui dengan Elemen yang Unik

REVIEW Valorant, Tactical Shooter yang Dibumbui dengan Elemen yang Unik

Valorant merupakan game first person tactical shooter dari Riot Games yang bisa dikatakan baru dan fresh karena menggabungkan dua tipe gameplay yang berbeda. anda bisa menikmati gameplay taktis dari game Counter Strike: Global Offensive, dan setiap karakter di Valorant mempunyai skill yang berbeda-beda layaknya game Overwatch. Nah buat Anda yang masih ragu untuk memainkan ini, lebih baik simak dulu yuk review Valorant menurut penulis Dunia Teknologi.

Setelah Anda memainkannya selama lebih dari beberapa jam, Mengutip dari situs Dunia Games beberapa poin penting yang menarik untuk diulas dari Valorant Setelah dimainkan selama lebih dari beberapa jam. Tanpa basa-basi lagi, langsung saja yuk kita ulas sedikit mengenai Valorant!

Ringan dan Bisa Dimainkan di Laptop atau PC Kentang!

Buat Anda yang mempunyai laptop dengan spesifikasi yang terbilang pas-pasan tapi ingin bermain Valorant sebaiknya kalian tidak usah khawatir karena Valorant membutuhkan spesifikasi yang tidak begitu tinggi untuk dijalankan dengan lancar jaya. Jika Anda ingin memainkan Valorant dengan frame per second rata-rata sebesar 30 FPS, maka setidaknya laptop atau PC Anda menggunakan prosesor Intel i3-370M dengan VGA Intel HD 4000.

Dengan spesifikasi tersebut Anda bisa memainkan Valorant di 30 FPS dengan pengaturan grafis rata kiri. Sedangkan untuk menjalankan di 60 FPS, kamu hanya perlu menggunakan prosesor Intel i3-4150 dengan VGA Geforce GT 730.

Gameplay yang Seru dan Unik

Karena Valorant ini bisa dibilang merupakan game gabungan antara CS:GO dan Overwatch, pastinya Valorant ini mempunyai gameplay yang unik karena setiap karakter yang ada memiliki keunikan skill tersendiri yang berbeda-beda, namun tetap memperhatikan gameplay tactical dari CS:GO.

Tidak seperti Overwatch yang berfokus pada skill, di Valorant ini kamu masih tetap mengutamakan penggunaan senjata untuk berperang. Bisa dibilang bahkan skill dari tiap karakter yang ada bukanlah penentu kemenangan karena tiap skill memiliki kegunaannya masing-masing, serta skill tersebut masih bisa diatasi dengan mudah.

Sistem Anti-cheat yang Baik

Riot Games memang menjanjikan sistem anti-cheat yang baik untuk Valorant, anti-cheat tersebut bernama Riot Vanguard. Jika dilihat-lihat sih memang Riot Vanguard merupakan sistem anti-cheat yang cukup ampuh karena hingga saat ini penulis masih belum menemukan cheater pada saat bermain Valorant.

Meskipun ada, pastinya Riot tidak akan berdiam diri saja, mereka pasti akan melakukan sesuatu agar para cheater tidak berkeliaran di Valorant dengan cara memberikan hukuman kepada mereka. Bahkan kabarnya para cheater yang sempat menggunakan cheat di beta test pun tetap tidak bisa memainkan Valorant setelah global release. Jadi sebaiknya kamu jangan coba-coba sekalipun menggunakan cheat ya!

Tidak Pay to Win

Game yang kompetitif dan dikhususkan untuk kompetisi besar memang sebaiknya tidak pay to win. Seperti yang bisa kita lihat bahwa sejauh ini Valorant hanya menjual kosmetik seperti skin senjata, dan skin tersebut hanya mengubah penampilan saja, sama sekali tidak berpengaruh apa-apa selain tampilan.

Kesimpulan

Kesimpulannya, Valorant ini sangatlah cocok untuk dimainkan oleh pecinta game FPS, khususnya FPS berjenis tactical shooter. Jika Anda sudah merasa bosan dengan game FPS yang sedang dimainkan, maka tidak ada salahnya kamu mencoba Valorant untuk merasakan gameplay yang baru dan fresh!

About the Author: Andi Setiawan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!